Painan (22/09). Terkait terjadinya peningkatan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Kecamatan Batang Kapas, Unit Kerja Layanan (UKL) Disdukcapil Kecamatan Batang Kapas memutuskan untuk menutup sementara waktu pelayanan tatap muka terhitung tanggal 18 September 2020 sampai dengan waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini diambil setelah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Dukcapil dan Kepala Bidang menyesuaikan dengan kondisi penyebaran wabah covid-19 yang terjadi peningkatan secara signifikan di Kecamatan Batang Kapas.
“Setelah kami koordinasikan dan direspon dengan baik oleh pimpinan, maka kami putuskan untuk menutup sementara layanan tatap muka terutama pelayanan perekaman KTP elektronik. Namun untuk penerbitan dokumen kependudukan masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan secara daring melalui aplikasi WhatsApp dengan Link URL yang telah disediakan” jelas Jamuris, S.Sos, Kepala UKL Kecamatan Batang Kapas.
Kepala Dinas Dukcapil, Evafauza Yuliasman, Dt. M.A Tigo Lareh, menjelaskan bahwa hal ini merupakan langkah antisipasi dalam upaya memutus rantai penyebaran wabah covid-19 di lingkungan perkantoran dan tempat pelayanan publik. “Kita sudah menjalankan bentuk layanan “Not Waiting and Delivery To Home” yang maksudnya adalah masyarakat tidak perlu mengantri di loket pelayanan cukup dengan mengirim permohonan melalui WhatsApp atau bagi yang tidak menggunakan aplikasi, cukup dengan meletakkan bahan di tempat yang disediakan dan setelah diproses, petugas UKL akan mengantarkan langsung dokumen ke rumah masyarakat sesuai alamat pada dokumen” jelas Kepala Dinas.
Meskipun petugas telah dilengkapi dengan alat perlindungan diri dan disediakan tempat mencuci tangan namun dalam situasi saat ini untuk menghindari terjadinya kerumunan atau berkumpulnya banyak orang dalam satu tempat maka diputuskan untuk menutup sementara layanan tatap muka. Apabila kondisi telah membaik dan memungkinkan maka pelayanan tatap muka di UKL Batang Kapas akan dibuka kembali dan akan diumumkan kembali kepada masyarakat. (Ant)
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.