Painan ( 22/06) Bertempat di Hotel Hannah Painan Tim Kelompok Kerja Penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI) Kabupaten Pesisir Selatan melakukan rakor memantapkan program kerja Kamis, tanggal 17 Juni 2021.
Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa OPD, diantaranya Dinas Dukcapil Kabupaten Pesisir Selatan yang menjadi salah satu Tim Pokja penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) dan di ikuti pula oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Kemenag, staf Polres Pesisir Selatan, dokter spesialis kebidanan dan dokter spesialis anak RSUD Dr. Muhmmad Zein Painan.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan Donny Tayes, SKM.M.Si dalam laporan panitia menjelaskan bahwa berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/319/2020 tentang Lokus Kegiatan Penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi Tahun 2021 tanggal 15 Mei 2020 dimana telah ditetapkan sebanyak 200 Kabupaten/Kota sebagai lokus kegiatan meliputi 120 kabupaten/kota lokus kegiatan penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi tahun 2020 ditambah 80 kabupaten/kota termasuk Kabupaten Pesisir Selatan.
Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Drs. Rusmayul Anwar, M.Pd yang di wakili Pj. Sekrtetaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan Emirda Ziswati, SE,MM mengatakan “Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI) di Kabupaten Pesisir Selatan diatas rata-rata nasional.
Upaya penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi target kementerian kesehatan, Ini juga menjadi semangat Pemerintah Daerah. Pada waktu kita menyusun RPJMD, kita sudah menetapkan angkanya yang merupakan capaian yang harus dicapai oleh Dinas Kesehatan serta jajarannya, dan dibutuhkan juga extra kerjasama kita semuanya dan dukungan lintas program dan lintas sektor”. Katanya.
Belum Ada Komentar
Jadilah yang pertama memberikan komentar pada berita ini.